Tatakala alloh telah membuka satu pandanganmu dari Ma'rifat (alloh) maka engkau jangan berpaling karena sedikitnya amalmu, karena sesungguhnya alloh tdk akan membuka nya (Ma'rifat) kecuali dia menghendaki mengenalkan dirinya kepada mu.
Ma'rifat ialah mengetahui dan mengenal alloh dengan hadirnya rasa cinta kepada alloh di dalam hati seorang hamba.
Fainsya alloh : hadirnya Ma'rifat tidak bergantung atas banyak sedikitnya sebuah amal, melainkan kualitas sebuah amal ( seberapa ikhlas yg di lakukan untuk alloh) agar alloh berkenan mengenalkan dirinya untuk di cintai seorang hamba.
Apakah tiada engkau mengetahui bahwa pengenalan (al-Makrifah) adalah pemberian alloh kepadamu, sedangkan segala amalmu merupakan hadiahmu kepadaNya? Di manakah nilai hadiahmu kepada alloh jika dibandingkan dengan pemberianNya kepadamu?
Maksudnya fainsya alloh, apakah kita ketahui bahwa Ma'rifat ( melihat,mengenal dg rasa cinta kpd alloh dan dan kadang rasa semangat kita dlm agama dan ibadah ) adalah anugerah dan pemberian dari alloh,-
Maka segala amaliyah dan ubudiyah yg kita lakukan ialah semata - mata agar kita bisa taqorrub / dekat kepada alloh, karena jika amal kita merupakan hadiah kepada alloh, maka sangatlah tidak bernilai jika di bandingkan dg apa yg di berikan alloh kpd kita.
Maka sangatlah tdk pantas bagi seorang hamba yg dlm beramal dan ibadahnya masih mengharap dan meminta banyak hal kpd alloh, sedang sudah banyak hal dan nikmat yg di berikan alloh tidak pernah di sadari, dan hanya sdkit amal serta ibadah yg ikhlas krn alloh.
#AQIQAH
#KHAIRUNNAS


Tidak ada komentar:
Posting Komentar