Maksudnya fainsya alloh, harapan dan keinginan hati yang kuat hendaknya di diiringi dengan tawakkal (pasrah kpd alloh) karena hal tersebut masih bergantung pada takdir alloh,
apabila impian,harapan, cita dan keinginan yang kuat tidak di ikuti dengan tawakkal (pasrah kpd alloh ) maka akan di dasari oleh nafsu yang menjadikan hati berpaling dari ketentuan alloh.
Tenangkanlah nafsumu dari sifat TADBIR ( bersusah payah dan memforsir diri serta merasa kuatir di dalam mengatur keperluan hidup ) karena tentang urusan mu sudah di urus oleh selain dirimu ( yakni alloh) tidak sepatutnya engkau campur tangan urusan alloh.
TADBIR adalah Usaha dalam urusan dunia secara memforsir diri dan penuh rekayasa, hal tersebut tidak di benarkan karena pada hakikatnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjamin dan menanggung bagi mereka akan rizki mereka. Dan Allah yang mengatur segalanya.
Fainsya alloh maksudnya, untuk dapat suluk kepada alloh hati hendaknya dapat mengurangi sifat tadbir dalam urusan dunia, tadbir di perkenankan asal di iringi dengan tafwid/ tawakkal ( pasrah kpd alloh), krn hidup dan rizki telah di tentukan alloh.
Seperti dalam alquran yang artinya: Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu dianggap muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.►
(Qs 62 Al-Jumu'ah: 10)
#abynas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar